Autohint - Persaingan SUV premium semakin sengit, dan Denza—brand mewah di bawah BYD—resmi ikut turun gelanggang dengan langkah besar. Dalam ajang Motor Expo 2025, mereka memamerkan Denza B5 versi setir kanan (RHD) untuk pertama kalinya, sebuah sinyal kuat bahwa pasar Australia, Inggris, Thailand, hingga Indonesia mulai menjadi target serius.
Denza B5 hadir sebagai SUV plug-in hybrid (PHEV) berkarakter off-road, dibangun di atas platform khusus BYD DMO (Dual Mode Off-road). Platform ini memadukan kemewahan khas Denza dengan kemampuan jelajah ala SUV body-on-frame.

Secara teknis, B5 dibekali mesin 1.5L turbo dan dua motor listrik, menghasilkan 505 kW (≈677 hp) serta torsi 760 Nm. Akselerasinya impresif: 0–100 km/jam dalam 4,8 detik. Dukungan baterai Blade LFP membuat ketahanan dan keamanan menjadi nilai tambah penting. Jarak tempuh listrik murni mencapai 125 km (NEDC), dengan total jarak gabungan lebih dari 1.200 km.
Dari segi desain, Denza B5 tampil dengan bodi boxy, fender tebal, dan stance kokoh. Di dalam, kabin premium Denza tetap dipertahankan melalui material berkualitas tinggi serta layar infotainment besar—diperkirakan 15,6 inci. Fitur unggulan seperti suspensi udara adjustable, hydraulic body control, dan locking rear differential memastikan kemampuan off-road yang bukan sekadar kosmetik.
Kehadiran prototipe setir kanan ini menjadi indikasi paling jelas bahwa BYD tengah menyiapkan ekspansi global besar-besaran. Di segmen medium–large SUV, Denza B5 berpotensi menjadi penantang serius bagi Toyota Land Cruiser Prado, bahkan beberapa model Jeep sekalipun.
Dengan kombinasi tenaga masif, efisiensi PHEV, teknologi modern, dan kapabilitas off-road asli, Denza B5 memulai babak baru kompetisi SUV premium—dan pasar setir kanan tampaknya akan menjadi panggung berikutnya.

