AUTOHINT - Mitsubishi dikabarkan tengah menyiapkan amunisi baru untuk memperkuat portofolio mobil listriknya. Pabrikan asal Jepang tersebut disebut akan menghadirkan mobil listrik berbentuk hatchback hasil kolaborasi dengan Foxconn, perusahaan teknologi asal Taiwan yang selama ini dikenal sebagai perakit iPhone.
Mengutip laporan Carscoops, Rabu (21/1/2026), model listrik terbaru Mitsubishi ini akan mengadopsi basis Foxtron Bria, mobil listrik yang desainnya digarap oleh rumah desain ternama asal Italia, Pininfarina. Versi produksi Foxtron Bria sendiri sudah lebih dulu meluncur di Taiwan dan disebut-sebut bakal menjadi fondasi bagi mobil listrik bermerek Mitsubishi.
Kehadiran model ini berpotensi menjadi angin segar bagi Mitsubishi, yang selama ini identik dengan SUV dan MPV bermesin konvensional, khususnya di pasar Indonesia. Masuknya hatchback listrik diharapkan dapat memperluas jangkauan produk Mitsubishi di era elektrifikasi.
Dari sisi spesifikasi, Foxtron Bria dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 57,5 kWh dan ditawarkan dalam tiga varian. Dua varian awal, Elegant dan Emerge, menggunakan motor listrik tunggal di roda belakang dengan tenaga 229 Tk. Akselerasi dari 0–100 km/jam diklaim hanya 6,8 detik.
Sementara itu, varian tertinggi Pioneer mengusung dua motor listrik dengan sistem penggerak semua roda (AWD). Tenaga gabungannya mencapai 400 Tk, memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dalam 3,9 detik, angka yang tergolong impresif untuk sebuah hatchback listrik.
Meski Mitsubishi belum mengonfirmasi apakah spesifikasi tersebut akan diadopsi sepenuhnya, peluangnya cukup besar. Terlebih, prototipe mobil ini sudah tertangkap kamera sedang menjalani uji jalan di Australia, yang juga disebut sebagai salah satu pasar utama yang dibidik.
Nama resmi untuk versi Mitsubishi hingga kini masih dirahasiakan. Namun, berdasarkan pendaftaran merek dagang di Australia, muncul dua nama yang disiapkan, yakni ASX GT-e dan ASX VR-e.
Dari sisi dimensi, Foxtron Bria memiliki panjang 4.315 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.535 mm. Ukurannya sedikit lebih besar dibanding Volkswagen Golf dan berada di kelas yang sama dengan MG 4 EV, yang lebih dulu dikenal di pasar global.
Jika benar direalisasikan, hatchback listrik ini berpeluang mengisi segmen yang semakin ramai, sekaligus menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan desain Eropa, performa tinggi, dan reputasi Mitsubishi sebagai merek besar di industri otomotif.

