AUTOHINT - Nissan bersiap menyambut awal 2026 dengan memperkenalkan MPV kompak terbarunya bernama Gravite. Mobil tujuh penumpang ini dijadwalkan meluncur pada 21 Januari di India dan digadang-gadang menjadi rival serius bagi MPV populer seperti Toyota Avanza.
Mengutip Gaadiwaadi, Nissan Gravite dibangun di atas platform CMF-A, platform yang juga digunakan Renault Triber. Meski berbagi basis, Nissan menegaskan Gravite akan tampil dengan karakter desain yang berbeda. Dari teaser yang dirilis, bagian depan menonjolkan fasia hitam berukuran besar, dipadukan lampu LED tipis memanjang, lampu utama terintegrasi, serta kontur kap mesin yang terlihat lebih kekar. Nama “Gravite” tersemat di ujung kap mesin sebagai identitas.
Di bagian belakang, MPV ini mengusung lampu LED yang saling terhubung, spoiler atap terintegrasi, serta bumper dengan sentuhan under guard yang memberi kesan tangguh. Interiornya mengandalkan konfigurasi tiga baris kursi dengan tata letak modular untuk fleksibilitas kabin.
Untuk urusan dapur pacu, Nissan Gravite akan dibekali mesin bensin 1.0 liter yang tersedia dalam dua pilihan, yakni naturally aspirated dan turbo. Opsi transmisi yang ditawarkan mencakup manual dan otomatis.
Mengutip AutoCar India, Nissan Gravite diperkirakan dipasarkan dengan harga mulai INR 600 ribu hingga INR 900 ribu, atau sekitar Rp 112 juta–Rp 168 juta. Harga resmi akan diumumkan pada Maret 2026, bersamaan dengan dimulainya penjualan.
Dari sisi fitur, varian tertinggi Gravite diprediksi sudah dilengkapi lampu depan LED otomatis, wiper otomatis dengan sensor hujan, tombol start-stop engine, wireless charging, hingga cruise control. Panel instrumen digital 7 inci dan layar infotainment 8 inci diperkirakan hadir, lengkap dengan konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.
Untuk keselamatan, Nissan Gravite diproyeksikan membawa fitur ABS dengan EBD, electronic stability program (ESP), TPMS, enam airbag, hill-start assist, sensor parkir belakang, ISOFIX, kamera mundur, serta sistem pengunci pintu otomatis berbasis kecepatan dan benturan. Pada trim lebih tinggi, sensor parkir depan juga kemungkinan disematkan.
Renault Triber sendiri sempat hadir di Indonesia namun kurang mendapat sambutan. Kini, muncul pertanyaan menarik: apakah Nissan Gravite nantinya akan diboyong ke pasar Indonesia sebagai alternatif baru di segmen MPV terjangkau?
