AUTOHINT - Konsumen BBM nonsubsidi kembali menghadapi kenaikan harga bahan bakar pada Juni 2026. PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga Pertamax dan Pertamax Green 95 yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2026 dan masih berlaku hingga 16 Juni 2026.
Kenaikan kali ini terbilang cukup signifikan dibanding harga yang berlaku pada awal bulan. Bahkan, selisih harga untuk kedua produk tersebut mendekati Rp4.000 per liter.
Harga BBM Pertamina per 16 Juni 2026
Berikut perbandingan harga BBM Pertamina pada 1 Juni 2026 dan harga terbaru yang berlaku per 16 Juni 2026:
| Produk | 1 Juni 2026 | 16 Juni 2026 | Selisih | Kenaikan |
|---|---|---|---|---|
| Pertamax (RON 92) | Rp12.300 | Rp16.250 | +Rp3.950 | 32,1% |
| Pertamax Green 95 | Rp12.900 | Rp17.000 | +Rp4.100 | 31,8% |
Dari tabel di atas terlihat bahwa Pertamax Green 95 mengalami kenaikan nominal terbesar dengan selisih Rp4.100 per liter. Sementara secara persentase, Pertamax naik 32,1 persen dibanding harga yang berlaku pada awal Juni.
BP-AKR Juga Menyesuaikan Harga BBM
Kenaikan harga tidak hanya terjadi di SPBU Pertamina. Operator SPBU swasta BP-AKR juga melakukan penyesuaian harga untuk produk bensinnya.
Berikut perbandingan harga BBM BP-AKR:
| Produk BP | 1 Juni 2026 | 16 Juni 2026 | Selisih | Kenaikan |
|---|---|---|---|---|
| BP 92 | Rp12.390 | Rp16.670 | +Rp4.280 | 34,5% |
| BP Ultimate | Rp12.930 | Rp17.220 | +Rp4.290 | 33,2% |
Secara persentase, kenaikan terbesar justru terjadi pada BP 92 yang melonjak 34,5 persen dibanding awal bulan. Sementara BP Ultimate naik 33,2 persen.
Dengan demikian, tren kenaikan harga BBM nonsubsidi terjadi hampir merata di berbagai jaringan SPBU.