Seperti dilaporkan Paultan.org pada 18 Januari, Kia EV2 dibangun di atas Electric Global Modular Platform (E-GMP) milik Hyundai Motor Group versi 400 volt, yang memang dirancang untuk kendaraan listrik kompak hingga menengah.
Secara ukuran, EV2 diposisikan di antara Hyundai Inster dan Kia EV3. SUV listrik ini memiliki panjang 4.060 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.575 mm, dengan jarak sumbu roda 2.565 mm. Jika dibandingkan BYD Atto 2, EV2 tercatat 250 mm lebih pendek, 30 mm lebih sempit, dan 100 mm lebih rendah, sementara wheelbase-nya 55 mm lebih pendek.
Meski detail spesifikasi belum diungkap sepenuhnya, Kia telah mengonfirmasi bahwa EV2 akan ditawarkan dengan dua pilihan baterai. Varian baterai 42,2 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 317 km berdasarkan siklus WLTP, sementara baterai 61 kWh menawarkan jarak tempuh yang lebih impresif, mencapai 448 km dalam sekali pengisian.
Untuk pengisian daya cepat DC, baterai berkapasitas kecil dapat diisi dari 10 hingga 80 persen dalam waktu 29 menit, sedangkan baterai besar membutuhkan sekitar 30 menit. Sementara itu, pengisian AC hingga 22 kW memakan waktu 2 jam 35 menit untuk baterai kecil dan sekitar 3 jam untuk baterai berkapasitas besar.
Dari sisi desain, Kia EV2 tetap mempertahankan karakter kuat dari versi konsepnya. Tampilan eksterior menonjolkan proporsi yang seimbang, lampu depan LED vertikal ganda dengan daytime running light Star Map, fender depan dan belakang yang berotot, pilar C vertikal, serta overfender hitam tebal yang menyatu dengan lampu belakang berbentuk huruf L.
Masuk ke kabin, EV2 mengadopsi banyak teknologi dari model Kia yang berada di atasnya. Tersedia panel layar lebar yang menggabungkan instrumen digital 12,3 inci dan layar infotainment 12,3 inci, ditambah layar sentuh 5 inci khusus pengaturan AC. Kia juga tetap menyediakan tombol fisik untuk pengoperasian sistem pendingin udara demi kemudahan penggunaan.
Urusan keselamatan menjadi salah satu fokus utama. Kia EV2 dibekali paket advanced driver assistance systems (ADAS) yang lengkap, meliputi autonomous emergency braking, adaptive cruise control dengan stop and go, lane centring assist, blind spot monitoring dengan collision avoidance, kamera blind spot, rear cross traffic alert dengan pengereman otomatis, parking AEB, speed limit assist, peringatan saat membuka pintu, hingga driver attention monitor.
Dengan kombinasi dimensi kompak, teknologi modern, serta fitur keselamatan yang komprehensif, Kia EV2 berpotensi menjadi pemain kuat di segmen SUV listrik kompak global.

