AUTOHINT - Marc Marquez akhirnya buka suara terkait masa depannya di MotoGP, khususnya menjelang negosiasi kontrak untuk musim 2027. Pebalap asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa bertahan bersama Ducati menjadi prioritas utama, meski ia masih harus mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan akhir.
“Jika melihat perjalanan karier saya, ketika saya merasa nyaman di sebuah tim, kompetitif, dan semuanya berjalan dengan baik, saya selalu berusaha untuk tidak berpindah,” ujar Marquez, dikutip dari Crash, Selasa (20/1/2026). “Karena itu, pilihan pertama saya tentu mencoba tetap bersama Ducati, tetapi semua harus dijalani selangkah demi selangkah,” lanjutnya.
Kontrak Marquez bersama tim pabrikan Ducati memang akan berakhir pada akhir musim ini. Meski demikian, banyak pihak meyakini Marquez masih akan menjadi bagian dari Ducati saat MotoGP memasuki era regulasi baru pada 2027.
Keyakinan tersebut tidak lepas dari performa impresif Marquez sepanjang musim 2025. Ia tampil dominan dengan meraih gelar juara dunia MotoGP ketujuh, mencatatkan 11 kemenangan balapan utama serta 14 kemenangan sprint, sekaligus menegaskan posisinya sebagai pebalap paling kompetitif di grid saat ini.
Dengan tren kontrak pebalap yang kini cenderung ditandatangani lebih awal, Marquez pun menjadi figur sentral dalam bursa transfer MotoGP 2027. “Sekarang kontrak seolah ditandatangani semakin cepat. Kami sudah mulai berdiskusi, tetapi saya masih perlu mengevaluasi semua aspek sebelum mengambil keputusan,” tutup Marquez.

