AUTOHINT - Toyota Rush kembali membuktikan eksistensinya sebagai salah satu mobil terlaris di Indonesia sepanjang 2025. LSUV andalan Toyota tersebut menempati posisi ketujuh dalam daftar mobil terlaris nasional dengan total penjualan mencapai 29.805 unit.
Menariknya, capaian ini diraih meski Toyota Rush nyaris tidak mengalami pembaruan signifikan sejak debut globalnya pada 2017. Berbeda dengan beberapa model lain di segmen yang sama, termasuk saudara dekatnya, Rush tetap mempertahankan desain dan formula yang relatif konsisten hingga saat ini.
Vice President PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, mengungkapkan bahwa kunci utama Rush tetap diminati adalah kesesuaiannya dengan kebutuhan pasar Indonesia. Menurutnya, faktor harga yang relatif terjangkau serta karakter jalan di berbagai daerah menjadi pertimbangan penting konsumen.
“Sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Harganya masih cukup affordable. Selain itu, kondisi jalan di Indonesia, terutama di luar Jakarta dan Pulau Jawa, sangat bervariasi,” jelas Henry kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, Senin (26/1).
Keunggulan lain yang menjadi daya tarik Rush adalah ground clearance yang tinggi. Hal ini memberikan rasa aman dan fleksibilitas lebih saat digunakan di berbagai kondisi jalan.
“Rush memiliki ground clearance yang tinggi, ditambah desain bodi yang terkesan macho. Ternyata karakter ini cukup appealing bagi konsumen kami,” lanjutnya.
Tak hanya itu, kemudahan perawatan dan ketersediaan suku cadang juga menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian. “Maintenance-nya mudah dan spare part-nya juga gampang didapat,” tambah Henry.
Nilai jual kembali yang stabil juga menjadi senjata pamungkas Toyota Rush. “Kalau dijual kembali, peminatnya masih banyak. Itu yang membuat Rush hingga sekarang tetap laku di pasaran,” tutupnya.
Sebagai informasi, Toyota Rush bersama Daihatsu Terios masih menjadi satu-satunya LSUV di kelasnya yang mempertahankan konfigurasi penggerak roda belakang. Bahkan, berbeda dengan Avanza dan Kijang Innova Zenix yang telah beralih ke penggerak roda depan, Rush hingga kini tetap setia menggunakan penggerak roda belakang tanpa indikasi perubahan dalam waktu dekat.
Meski usianya hampir satu dekade, Toyota Rush masih mampu mencatatkan penjualan lebih tinggi dibanding sejumlah rivalnya, seperti Suzuki XL7, bahkan Honda BR-V yang telah lebih dulu mendapatkan pembaruan model secara menyeluruh.
